SIKLUS AIR


SIKLUS AIR

Air adalah sumber kehidupan manusia, tanpa air manusia tidak bisa hidup. Mengapa bisa begitu? Coba kita renungkan, kita menggunakan air hampir setiap saat dari mulai untuk minum, memasak, mencuci dan aktivitas lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Tapi, mengapa air tidak habis-habis padahal kita menggunakannya hampir setiap waktu? Karena air mengalami siklus hidrologi. Lebih lanjutnya simak penjelasan berikut ini!
Sebelum menjelaskan apa itu siklus hidrologi apakah sama atau berbeda dengan siklus air.  Nah,  materi siklus hidrologi sudah ada pada materi SD kelas 5 pada tema 8 disitu sudah dijelaskan apa itu siklus hidrologi. Lebih lengkapnya akan saya bahas dibawah ini
Siklus hidrologi sama artinya dengan siklus air, hanya saja yang membedakan kosakatanya saja. Sklus hidrologi adalah proses air dari atmosfer ke bumi,  lalu air akan kembali lagi ke atmosfer dan begitupun seterusnya. Ada 3 macam siklus hidrologi yaitu, siklus pendek,  siklus sedang dan siklus panjang. Kita bahas satu persatu ya...

Siklus Pendek



Siklus ini dimulai dari tahap evaporasi.  Evaporasi adalah proses penguapan air yang ada dipermukaan bumi dengan bantuan sinar matahari. Air menguap dan naik ke atas atmosfer. Penguapan tidak hanya pada sumber air tetapi bisa terjadi pada jaringan tumbuhan yang dinamakan Transpirasi.  Setelah mengalami tahap tersebut uap air akan memebentuk awan atau disebut kondensasi.  Setelah itu mengalami presipitasi adalah curah hujan atau turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi.  Namun pada siklus pendek ini terjadi langsung diatas permukaan laut. 

Siklus Sedang

Pada siklus sedang ini sama seperti siklus pendek hanya saja, turunnya hujan bukan di permukaan laut tapi di permukaan bumi yaitu daratan. Sumber-sumber air mengalami penguapan dengan bantuan cahaya matahari (Ekspirasi)Evaporasi) dan pada jaringan tumbuhan mengalami penguapan dinamakan (Transpirasi). Setelah mengalami evaporasi dan transpiras,i uap air tersebut mengalami kondensasi atau membentuk awan.  Setelah mengalami kondensasi, awan tersebut tertiup angin menuju permukaan bumi yaitu daratan dan disitulah mengalami presipitasi yaitu turunnya titik air. Lalu air tersebut mengendap di tanah dan mengalir kembali ke sumber-sumber air.

Siklus Panjang




Siklus panjang, dimulai dari tahap evaporasi dan tranpirasi Dimana air mengalami penguapan dan naik ke atas lapisan atmosfer. Lalu uap air mengalami kondensasi yang membentuk awan. Awan tersebut teriup angin menuju ke dataran tinggi atau kutub sehingga awan tersebut mengandung kristal-kristal es atau disebut sublimasi.  Karena semakin tinggi tempatnya maka suhu disekitar rendah dan ketika air hujan turun berubah menjadi kristal-kristal es(salju). Salju itu menumpuk dan membentuk gletser.  Karena lama kelamaan glester tersebut mencair karena pengaruh sinar matahari.  Setelah mencair air mengendap dan mengalir kepermukaan yang lebih rendah ke sumber-sumber air(limpasan) maupun ke dalam tanah yang disebut infiltrasi.
Selamat membaca mohon maaf jika ada kesalahan dalam mengetik.


Komentar