Mengenal apa itu COVID 19?
Penyakit ini jug menular dari manusia ke manusia lainnya. Maksudnya manusia yang sudah terkena paparan virus corona dapat menularkan kepada manusia lain khususnya yang terdekat apalagi yang memiliki daya tahan tubuh yang rendah. Dilansir dari laman WHO, gejala corona (COVID 19) paling umum adalah demam, kelelahan, dan batuk kering. Untuk mengetahui apakah terinfeksi virus Corona membutuhkan waktu 14 hari pemeriksaan oleh tenaga medis. Adapun beberapa gejalanya sebagai berikut :
1. Demam dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius
Biasanya jika anak demam sering disepelekan dan menganggap itu adalah suatu bentuk kelelahan karena aktivitas. Namun, sebaiknya jika anak demam segera lah untuk pergi ke fasilitas kesehatan dan memastikan si anak sedang sakit apa dan ditambah lagi dengan adanya virus corong dan salah satu gejalanya yaitu demam tinggi. Karena demam biasanya disertai dengan rasa tidak enak badan dan sakit kepala.
2. Batuk
Hal ini bisa terjadi karena virus tersebut bisa masuk melewati kulit,hidung,mulut dan udara. Sehingga ketika batuk sebaiknya menggunakan tisu, masker ataupun tugu menggunakan lengan dalam. Karena batuk biasanya disertai pilek dan sakit tenggorokan.
3. Sesak Napas
Biasanya nyeri dan ada tekanan yang menatap di dada. Sesak napas dihuni seperti penyakit pneumonia.
Ketika kalian merasakan tiga gejala tersebut sebaiknya segera ke fasilitas kesehatan dan memastikan apakah kalian terinfeksi virus corong atau tidak. Dan halbtersebut juga membantu manusia lain agar tidak terlihat penyakit tersebut.
Virus Corona SARS-CoV-2 dapat berisiko kepada mereka yang memiliki kekebaan tubuh yang lemah, seperti orang tua, orang yang sedang mengalami kondisi sakit, anak kecil, dan bayi.
Virus Corona dapat menyebar dari manusia ke manusia melalui:
• Kontak langsung.
• Kontak tidak langsung, seperti terpapar virus ketika ada seseorang yang batuk atau bersin.
• Menyentuh benda atau permukaan yang terlah terkontaminasi, lalu menyentuh area wajah atau mulut tanpa ada tindakan mencuci tangan.
positif COVID-19. Anda harus tahu bagaimana cara mencegah penyebaran virus Corona.
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona sebagai berikut:
• Sering-sering mencuci tangan dengan sabun dan air - lakukan ini setidaknya selama 20 detik.
• Gunakan hand sanitizer sebagai alternatif ketika susah menemukan air dan sabun.
• Gunakan masker ketika berpergian.
• Perhatikan etika Anda batuk atau bersin.
• Hindari kontak dengan orang sekitar.
• Hindari acara dengan massa yang besar.
• Bekerja dari rumah, jika bisa dilakukan.
Ditengah problematika pemerintah juga sudah mengeluarkan beberapa aturan tetapi aturan tersebut haruslah ditaati oleh seluruh warga negara Indonesia. Adapun cara mencegah penyebaran COVID 19 sebagai berikut :
1. Sering cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik dan ingatkan anak untuk mencuci tangan pakai sabun secara benar. (Gunakan cara mudah mengukur durasi 20 detik, semisal menyanyi lagu Selamat Ulang Tahun 2x. Cuci tangan pakai sabun saat tiba di rumah, tempat kerja atau sekolah, sebelum makan, sebelum menyiapkan makanan, dan setelah menggunakan toilet.Gunakan cairan pembersih tangan (minimal 60% alkohol) bila sabun dan air mengalir tidak tersedia
2. Tutup mulut dan hidung dengan siku terlipat saat batuk atau bersin atau gunakan tisu, yang langsung dibuang ke tempat sampah tertutup setelah digunakan. Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau cairan pembersih tangan.
3. Jaga jarak paling sedikit 1 meter dengan orang. Jangan berada dekat orang yang tidak sehat
4. Hindari menyentuh wajah karena mulut, hidung mata dapat menjadi pintu masuk virus.
5. Hindari bersalaman dahulu dengan sesama.
6. Social distaning atau pembatasan sosial adalah menghindari tempat umum, menjauhi keramaian, dan menjaga jarak minimal 1 meter. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona ini. Dalam hal ini pemerintah melakukan kebijakan untuk meliburkan sekolah dan anjuran untuk tidak mudik pada tahun ini dan beberapa anjuran lainnya sesuai surat edaran dari pemerintah.
7. Isolasi dan karantina Perbedaannya, isolasi memisahkan orang yang sudah sakit dengan orang yang tidak sakit untuk mencegah penyebaran virus Corona, sedangkan karantina memisahkan dan membatasi kegiatan orang yang sudah terpapar virus Corona namun belum menunjukkan gejala.
8. Lockdown berarti karantina wilayah, yaitu pembatasan pergerakan penduduk dalam suatu wilayah, termasuk menutup akses masuk dan keluar wilayah. Pemerintah Indonesia tidak melakukan lockdown diseluruh wilayah. Hanya saja, beberapa daerah sudah melakukan lockdown. Hal tersebut bertujuan untuk menghambat penyebaran COVID 19.
SARAN :
Sebaiknya masyarakat Indonesia mematuhi peraturan yang berlaku terkait mengatasi penyebaran COVID 19. Kita sebagai masyarakat juga harus paham mengapa aturan tersebut dikeluarkan, walaupun ada beberapa yang membebani bagi diri kita. Tapi, pemerintah juga dalam membuat aturan tersebut sudah mempertimbangkan dampaknya. Untuk itu kita jangan panik, tetap dirumah, ikuti aturan yang ada.
#jangan panik
#stay at home
#bantu tim medis
https://m-liputan6-com.cdn.ampproject.org/v/s/m.liputan6.com/amp/4209380/waspadai-6-gejala-virus-corona-covid-19-dan-cara-pencegahannya?amp_js_v=a3&_gsa=1&usqp=mq331AQFKAGwASA%3D#aoh=15855745532809&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Fbola%2Fread%2F4209380%2Fwaspadai-6-gejala-virus-corona-covid-19-dan-cara-pencegahannya. Diakses pada tanggal 30 Maret 2020 pukul 20.01 wib.
https://www.alodokter.com/beragam-istilah-terkait-virus-corona-dan-covid-19. Diakses pada tanggal 30 Maret 2020 pukul 20.05 wib.
https://www.covid19.go.id/. Diakses pada tanggal 30 Maret 2020 pukul 20.16 wib.
https://www.unicef.org/indonesia/id/coronavirus. Diakses pada tanggal 30 maret 2020 pukul 20.20 wib.
Komentar
Posting Komentar